Pekanbaru – Liburan panjang tahun ini menjadi momen yang berbeda bagi para santri Ma'had Darussalam Al-Islami Palas Pekanbaru. Bukan sekadar umrah biasa dan bukan pula liburan yang diisi dengan mengunjungi berbagai tempat wisata, namun kesempatan emas untuk menuntut ilmu dan merasakan kehidupan ilmiah di Kota Nabi ﷺ melalui program Mulazamah selama 30 hari di Madinah Al-Munawwarah.
Jika umumnya liburan sekolah dihabiskan bersama keluarga atau perjalanan wisata, maka sebanyak 15 santri Darussalam Al-Islami memilih mengisi masa libur dengan menimba ilmu di tanah suci. Dalam program ini, para santri didampingi oleh 2 orang ustadz serta 1 orang pembimbing, sehingga aktivitas mereka selama di Madinah tetap terarah dan terpantau dengan baik.
Sebelum keberangkatan, para santri mendapatkan pembekalan dan manasik yang disampaikan oleh Kepala Sekolah Darussalam Al-Islami, Ustadz Rahmat Hidayat Margolang, M.A. Pembekalan tersebut bertujuan untuk mempersiapkan para santri baik dari sisi ibadah, adab, maupun kesiapan mental selama berada di tanah suci.
Prosesi pelepasan rombongan dilaksanakan dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh keluarga serta civitas Ma'had Darussalam Al-Islami. Rombongan secara resmi dilepas oleh Mudir Ma'had Darussalam Al-Islami, Ustadz Hariyadi Abu Dzikri, yang dalam arahannya berpesan agar para santri memanfaatkan kesempatan berharga ini untuk memperbanyak ibadah, menuntut ilmu, menjaga adab, serta menjadi duta kebaikan bagi ma'had.
Dengan diiringi doa dari para guru dan orang tua, rombongan berangkat pada 16 Juni 2026. Perjalanan diawali menuju Bandara Internasional Minangkabau Padang, kemudian melanjutkan penerbangan menggunakan maskapai Garuda Indonesia menuju Madinah Al-Munawwarah.
Selama berada di Madinah, para santri akan mengikuti berbagai kegiatan ilmiah dan tarbawiyah, seperti menghadiri majelis ilmu, talaqqi Al-Qur'an, pembelajaran bahasa Arab, pembinaan adab, serta memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi. Sebagai bagian dari program pembinaan, seluruh santri juga didaftarkan mengikuti halaqah Al-Qur'an dan halaqah ilmiah yang diselenggarakan di lingkungan Masjidil Haram, sehingga mereka dapat merasakan pengalaman belajar langsung di dua masjid paling mulia dalam Islam, yaitu Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.
Selain mengikuti program mulazamah dan halaqah, para santri juga akan diajak mengenal sejarah Islam secara langsung melalui kunjungan edukatif ke berbagai lokasi bersejarah di Madinah dan Makkah. Di Madinah, santri dijadwalkan mengunjungi Masjid Quba, Masjid Qiblatain, kawasan Jabal Uhud, serta beberapa situs bersejarah yang berkaitan dengan perjalanan dakwah Rasulullah ﷺ dan para sahabat. Adapun di Makkah, para santri akan mengunjungi sejumlah lokasi penting seperti Jabal Tsur, Jabal Nur, kawasan bersejarah di sekitar Masjidil Haram, serta tempat-tempat yang memiliki nilai sejarah dalam perjalanan kenabian dan perkembangan Islam.
Dengan demikian, program ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan ibadah dan ilmu syar'i, tetapi juga menjadi pembelajaran sejarah Islam secara langsung melalui pengalaman di lapangan. Para santri diharapkan dapat memahami perjalanan dakwah Rasulullah ﷺ dengan lebih mendalam, sehingga semakin tumbuh kecintaan mereka terhadap Islam, Al-Qur'an, dan Sunnah.
Setelah sekitar 10 hari berada di Madinah, rombongan akan melaksanakan ibadah umrah dan menetap di Makkah Al-Mukarramah selama 5 hari. Selanjutnya mereka akan kembali ke Madinah untuk melanjutkan program mulazamah hingga selesai.
Insya Allah, seluruh rombongan dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 19 Juli 2026 setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan selama kurang lebih satu bulan di tanah suci.
Program mulazamah ini merupakan salah satu bentuk komitmen Ma'had Darussalam Al-Islami dalam memberikan pengalaman pendidikan yang lebih luas kepada para santri. Harapannya, para santri tidak hanya memperoleh tambahan ilmu dan pengalaman beribadah, tetapi juga membawa pulang semangat menuntut ilmu yang lebih kuat, adab yang lebih baik, wawasan yang lebih luas, serta kecintaan yang semakin besar kepada agama Islam.
Semoga Allah Ta'ala menjaga dan memberikan keberkahan kepada seluruh peserta program, memudahkan mereka dalam menuntut ilmu, menerima amal ibadah mereka, serta mengembalikan mereka ke tanah air dengan membawa ilmu yang bermanfaat, akhlak yang mulia, dan semangat dakwah yang semakin kuat.
نسأل الله لهم التوفيق والسداد والقبول، وأن يردهم إلى أهلهم سالمين غانمين، وأن يجعل هذه الرحلة رحلة علمٍ وإيمانٍ وبركة.
